Trenggalek β Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek Edy Soepriyanto menggelar Rapat Koordinasi Sinergi dan Optimalisasi Program Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna mempercepat pendistribusian paket makanan bergizi kepada masyarakat dengan tetap menjaga standar kualitas sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula pertemuan Kodim 0806/Trenggalek, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut, Jumat (27/2/2026).
Rapat koordinasi itu turut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Trenggalek Adib Masuri, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek Yajid Menang, seluruh Danramil jajaran Kodim 0806/Trenggalek, serta para perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan mitra pelaksana MBG di Kabupaten Trenggalek. Pertemuan tersebut menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjalankan program strategis nasional tersebut.
Dalam kesempatan itu, Dandim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro menegaskan bahwa Program MBG merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mengurangi risiko kerawanan pangan. Program ini, menurutnya, juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk mendukung kesehatan masyarakat dan menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang lebih unggul di masa depan.
Ia menambahkan, pelaksanaan program tersebut membutuhkan komitmen serta tanggung jawab bersama dari seluruh pihak yang terlibat, baik dari unsur pemerintah daerah, TNI, maupun mitra pelaksana di lapangan. βIni merupakan program negara dan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab karena dampaknya pada pendidikan dan nasib bangsa ke depan,β tegas Letkol Roy dalam arahannya.
Selain membahas percepatan distribusi, rapat koordinasi juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat. Standar kebersihan, keamanan pangan, serta proses distribusi menjadi perhatian utama agar paket makanan bergizi yang diberikan benar-benar memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek Edy Soepriyanto menyampaikan bahwa perkembangan pelaksanaan Program MBG di wilayah tersebut menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terakhir, tercatat sebanyak 59 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi untuk mendukung pelaksanaan program tersebut di Kabupaten Trenggalek.
Dari jumlah tersebut, lanjut Edy, sebanyak 16 SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai bukti pemenuhan standar kesehatan, sementara 43 unit lainnya masih dalam proses pengajuan sertifikasi. Pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait terus mendorong percepatan pemenuhan standar tersebut agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Leave a Reply