Dandim 0806/Trenggalek Ikuti Evaluasi Koperasi Desa Merah Putih, Target Nasional 35 Ribu Unit Juli 2026

Trenggalek – Komandan Kodim 0806/Trenggalek Isnanto Roy Saputro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan mengikuti video conference evaluasi nasional yang dipimpin Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Jumat (27/3/2026). Kegiatan daring tersebut digelar langsung dari lokasi pembangunan KDKMP di Kelurahan Tamanan sebagai bentuk pengawasan lapangan sekaligus dukungan nyata terhadap program strategis pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

Pelaksanaan video conference di lokasi pembangunan menunjukkan keterlibatan aktif TNI dalam mengawal program nasional hingga tingkat daerah. Di area pembangunan KDKMP Kelurahan Tamanan, proses penyelesaian sarana fisik terus berlangsung sebagai bagian dari upaya menghadirkan pusat kegiatan ekonomi berbasis koperasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.

 

Dalam arahannya, Wakil Panglima TNI menegaskan bahwa pembangunan fisik KDKMP secara nasional ditargetkan mencapai 35.000 unit pada Juli 2026. Target tersebut menjadi bagian dari langkah besar pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi modern yang terstruktur di tingkat desa dan kelurahan.

 

Menurut Jenderal Tandyo Budi Revita, keberhasilan program KDKMP sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan di daerah, mulai dari kualitas pembangunan fisik hingga kesiapan pengelolaan koperasi setelah operasional dimulai. Ia menekankan bahwa koperasi harus mampu berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi produktif, bukan sekadar bangunan fisik semata.

 

Dandim 0806/Trenggalek menyampaikan bahwa keberadaan KDKMP di Kabupaten Trenggalek dirancang untuk memperkuat akses ekonomi masyarakat melalui sistem kelembagaan yang profesional. Koperasi diharapkan dapat menjadi sarana distribusi hasil produksi warga, memperluas peluang usaha, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

 

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat. Pendampingan lintas sektor dinilai penting agar koperasi dapat berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai kebutuhan warga.

 

“Sinergi yang kuat akan memastikan KDKMP benar-benar hadir sebagai penggerak ekonomi desa dan memberikan manfaat langsung bagi rakyat,” ujar Letkol Inf Isnanto Roy Saputro usai mengikuti video conference. Pernyataan itu menegaskan bahwa dukungan TNI terhadap pembangunan nasional juga diwujudkan melalui penguatan fondasi ekonomi masyarakat hingga tingkat akar rumput.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*