Trenggalek – Komandan Kodim (Dandim) 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., memimpin apel kembali cuti Lebaran bagi prajurit dan PNS TNI jajaran Kodim 0806/Trenggalek yang digelar di lapangan hijau Makodim 0806/Trenggalek, Trenggalek, Rabu (25/3/2026), sebagai penanda berakhirnya masa cuti Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sekaligus memastikan kesiapan seluruh personel kembali menjalankan tugas kedinasan secara optimal.
Apel berlangsung tertib dengan diikuti seluruh prajurit dan aparatur sipil negara di lingkungan Kodim 0806/Trenggalek sejak pagi hari. Kehadiran penuh personel dalam apel tersebut menjadi bagian penting dari pengecekan kesiapan satuan setelah masa libur panjang Lebaran, sekaligus menunjukkan kedisiplinan anggota dalam mematuhi aturan kembali dinas tepat waktu.
Dalam arahannya, Letkol Roy menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh prajurit dan PNS TNI. Ia menekankan bahwa momentum Lebaran harus menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan satuan serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Menurut dia, nilai kebersamaan, keikhlasan, dan semangat saling memaafkan yang tumbuh selama Idul Fitri perlu dibawa ke dalam kehidupan kedinasan sehari-hari. Dengan demikian, setiap personel diharapkan mampu menjaga soliditas internal satuan dalam menghadapi berbagai tugas kewilayahan ke depan.
Dandim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah melaksanakan cuti dengan tertib tanpa pelanggaran. Sikap disiplin selama masa cuti, kata dia, menjadi cerminan profesionalisme prajurit Kodim 0806/Trenggalek yang harus terus dipertahankan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Selain itu, ia mengingatkan seluruh personel agar segera menyesuaikan diri dengan ritme kerja pasca-Lebaran. Tantangan tugas ke depan, mulai dari pembinaan teritorial hingga pendampingan masyarakat, memerlukan kesiapan fisik, mental, dan tanggung jawab penuh dari seluruh anggota agar pelaksanaan tugas berjalan maksimal.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Seluruh anggota saling bersalaman sebagai simbol saling memaafkan di hari yang fitri, sekaligus memperkuat kebersamaan sebagai modal utama menjaga profesionalisme pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Leave a Reply