Kodim 0806/Trenggalek Jemput Bola Layani Warga Urus Akta Lahir di Hari Juang TNI AD 2025

Trenggalek – Peringatan Hari Juang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) tahun 2025 di Kabupaten Trenggalek digelar dengan cara yang berbeda. Tidak hanya seremonial, Kodim 0806/Trenggalek menghadirkan aksi nyata berupa pendampingan dan pengawalan pembuatan akta lahir bagi masyarakat, Selasa (9/12/2025). Program ini menjadi wujud pengabdian TNI yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan administrasi dasar penduduk.

 

Kegiatan pelayanan publik tersebut terlaksana melalui kolaborasi Kodim 0806/Trenggalek bersama para bidan desa dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Trenggalek. Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) hingga personel Staf Teritorial turut mengawal proses mulai dari pengumpulan berkas hingga penerbitan dokumen. Upaya ini dirancang untuk memudahkan warga dalam mengakses layanan kependudukan yang selama ini dinilai tidak selalu mudah dijangkau.

 

Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., melalui Bati Bakti TNI Staf Teritorial Serma Ridwan Halim, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian prajurit TNI kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial berkewajiban membantu setiap kebutuhan warga, termasuk layanan administrasi kependudukan.

 

“Pendampingan dan pengawalan terhadap warga dalam pembuatan akta lahir ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD tahun 2025,” kata Serma Ridwan Halim. Menurutnya, Hari Juang menjadi momen refleksi bagi prajurit untuk terus hadir di tengah rakyat, sesuai sejarah panjang TNI yang lahir dari perjuangan rakyat.

 

Ia juga menjelaskan bahwa program tersebut merupakan wujud peran aktif TNI dalam mempermudah layanan publik. Melalui sistem jemput bola, proses yang sebelumnya dinilai rumit oleh sebagian warga kini dapat dilakukan secara lebih praktis, cepat, dan terarah. Personel TNI, perangkat desa, dan Dispendukcapil bekerja dalam satu sistem pelayanan terpadu.

 

Di sejumlah lokasi layanan, Babinsa terlihat membantu warga mulai dari pengisian formulir, pengecekan berkas, hingga penjelasan tahapan administrasi. Petugas Dispendukcapil kemudian melakukan validasi data secara langsung. Sinergi lintas instansi itu membuat pelayanan berlangsung lebih humanis dan efisien.

 

Bagi masyarakat, program ini tidak hanya mempermudah pengurusan dokumen, tetapi juga memberikan kepastian hukum bagi anak-anak mereka. Akta lahir merupakan dokumen dasar untuk mengakses layanan pemerintah, termasuk pendidikan, kesehatan, hingga administrasi sosial lain. Antusiasme warga pun terlihat cukup tinggi sepanjang kegiatan berlangsung.

 

Salah satu warga, Siminto (50), asal Desa Karangan Kecamatan Karangan, mengaku sangat terbantu. Ia menceritakan perasaannya ketika akta lahir anaknya akhirnya selesai diurus. “Senang dibantu dan didampingi Bapak TNI dalam pembuatan akta lahir anak saya,” ucapnya dengan wajah berseri.

 

Cerita seperti yang dialami Siminto menunjukkan bahwa program ini memberikan manfaat besar bagi warga yang selama ini terkendala informasi maupun akses layanan kependudukan. Pendampingan TNI membuat proses administrasi terasa lebih mudah, terutama bagi masyarakat pedesaan.

 

Melalui kegiatan ini, Kodim 0806/Trenggalek menegaskan kembali komitmennya sebagai satuan teritorial yang dekat dan melayani masyarakat. Peringatan Hari Juang TNI AD 2025 tidak hanya menjadi perayaan historis, tetapi juga momentum nyata untuk mengokohkan peran TNI sebagai pengayom rakyat. Upaya percepatan layanan dasar masyarakat pun diyakini akan terus dilanjutkan pada agenda pengabdian berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*